Logo SantriDigital

Islam Itu Bersih

Kultum
T
TAUFIQURRAHMAN
5 Mei 2026 3 menit baca 3 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ ...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: {إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ} (التوبة: 108). رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ada mentari terbit di ufuk timur, Mengusir gelap, sinarnya lembut terasa. Betapa indah jika hati selalu jujur, Menjaga kebersihan diri, itu manusia. Sungguh, hari ini kita berkumpul dalam sebuah kerinduan yang mendalam, kerinduan untuk menyentuh kembali salah satu tiang agama kita, yang seringkali luput dari perhatian yang sesungguhnya. Betapa sering hati kita tergelincir, luput dari keindahan yang terselip dalam sebuah kata: Bersih. Islam, agama kita yang mulia ini, bukan hanya mengatur ibadah ritual semata. Lebih dari itu, Islam adalah agama yang mengajak kita untuk menjadi pribadi yang bersih. Bersih lahir, bersih batin. Sebagaimana firman Allah dalam Surah At-Taubah ayat 108: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri." Dengarlah, Saudara-saudari sekalian. Kebersihan dalam Islam itu luas maknanya. Dimulai dari fisik kita. Mandi, berwudhu, menjaga penampilan, bahkan membuang duri di jalan agar tidak mengganggu orang lain. Ini bukan sekadar kebiasaan, ini adalah bagian dari keimanan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim: «الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ» Artinya: "Kebersihan adalah separuh dari iman." Separuh dari iman! Subhanallah. Betapa berharganya kebersihan di sisi Allah. Namun, seringkali kita lalai. Kita bersuci dari hadas kecil dan besar, namun hati kita ternoda oleh dosa-dosa. Lidah kita berlumur dusta, hati kita dipenuhi hasad dan dengki. Tangan kita terulur untuk perbuatan tercela. Bukankah ini sebuah kegagalan? Kebersihan fisik terasa sia-sia jika batin kita kotor. Pernahkah kita merenungi, bagaimana hati kita? Apakah hari ini ia lebih bersih daripada kemarin? Atau justru semakin keruh oleh segala keluhan, kekhawatiran yang berlebihan, dan pikiran-pikiran negatif yang menjauhkan kita dari rahmat-Nya? Allah berfirman: {لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ} (التين: 4) Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." Kita diciptakan dalam kesempurnaan, namun seringkali kita sendiri yang merusaknya dengan ketidakjernihan hati. Para ulama salafush shalih senantiasa menjaga kebersihan hati mereka. Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah pernah berkata, "Aku tidak mengobati sesuatu yang lebih sulit daripada membersihkan hati, karena ia senantiasa berbolak-balik." Saudara-saudaraku yang terkasih. Marilah kita mulai hari ini, bahkan detik ini, untuk membersihkan diri kita. Bersihkan lisan dari ghibah dan fitnah. Bersihkan tangan dari mengambil hak orang lain. Bersihkan mata dari memandang yang haram. Dan yang terpenting, bersihkan hati dari segala penyakit yang merusak. Caranya? Dengan bertaubat sungguh-sungguh kepada Allah. Memohon ampun atas segala khilaf. Mengisi hari-hari kita dengan zikir, shalawat, membaca Al-Qur'an, dan menolong sesama. Ingatlah kisah seorang wanita pezina yang membersihkan sumur untuk seekor anjing yang kehausan. Karena tulusnya perbuatannya, Allah ampuni dosanya yang telah lalu. Betapa besar rahmat Allah bagi hamba-Nya yang senantiasa berusaha membersihkan diri, meski dengan amal yang sederhana. Maka, mari kita jadikan kebersihan ini sebagai gaya hidup. Bukan hanya saat hendak shalat, tetapi setiap saat. Dari ujung rambut hingga ujung kaki, dari lahir hingga batin. Jagalah kesucian tubuh kita, sucikan hati kita dari segala penyakit. Hanya dengan hati yang bersih, kita dapat merasakan manisnya iman dan dekat dengan Sang Pencipta. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membersihkan hati kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menggolongkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang dicintai dan disucikan. وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →