Ini temanku namanya Dayat, senang sekali mabuk-mabukan! Padahal Gen Z. Nah, Gen Z itu sekarang trendnya itu padahal udah gak senang mabuk-mabukan, tapi olahraga. Dia sepertinya lahir salah zaman
Ceramah
M
Mahmud Syaltout
8 Mei 2026
5 menit baca
3 views
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (...berselang jeda, menunggu balasan...) بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّه...
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
(...berselang jeda, menunggu balasan...)
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ
(Surat An-Nisa' ayat 43)
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah mempertemukan kita pada kesempatan yang berbahagia ini. Khususnya untuk para sesepuh, para alim ulama, para kiai, asatidz, asatidzah yang senantiasa menjadi sumber ilmu dan panutan kita. Dan tak lupa juga untuk seluruh hadirin yang saya muliakan, para pemuda/pemudi serta remaja-remaja keren yang insya Allah selalu dalam lindungan Allah.
Gimana kabarnya nih? Sehat semua? Masih pada semangat kan? Syukurlah kalau begitu. Hari ini kita mau ngobrolin sesuatu yang lagi hits banget, tapi agak nyeleneh. Saya punya teman nih, namanya Dayat. Nah, Dayat ini hobinya unik banget. Unik dalam artian, agak bikin geleng-geleng kepala. Dia itu, masya Allah, saking cintanya sama yang namanya mabuk-mabukan, sampai-sampai rasanya dia itu salah zaman gitu, lahirnya di era Gen Z padahal gayanya kayak bapak-bapak zaman dulu yang lagi asyik sama minuman keras.
Padahal, kita tahu lah ya, Gen Z sekarang itu luar biasa keren. Tren mereka itu bukan lagi soal dugem semaleman atau nongkrong sambil minum yang aneh-aneh. Coba lihat deh di sekitar kalian, di media sosial, trennya sekarang itu olahraga, lari, nge-gym, sepeda, panjat tebing, bahkan ikut maraton yang jaraknya bikin kringetan! Gen Z sekarang itu sadar banget soal *self-care*, soal kesehatan mental dan fisik. Nah, si Dayat ini, kayaknya dia belum dapat kuota update tren terbaru, masih aja terperosok di jurang yang sama, padahal di luaran sana lagi musim lari marathon 10K, dia malah asyik sama minuman yang bikin badannya makin nggak karuan.
Mabuk-mabukan ini, sebenarnya bukan cuma nggak keren buat Gen Z, tapi sudah jelas-jelas dilarang dalam ajaran Islam. Coba kita perhatikan firman Allah dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa' ayat 43 yang tadi sudah dibacakan: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendekati salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…” Ayat ini aja udah ngasih isyarat kuat, bahwa kondisi mabuk itu menghalangi kita untuk memahami, apalagi berinteraksi dengan Allah melalui salat. Kalau orang mabuk aja sampai nggak ngerti apa yang diucap pas salat, apalagi pas ngobrol sama orang lain? Ngomongnya ngelantur, tingkahnya nggak karuan, bikin masalah, kan?
Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam juga pernah bersabda, yang artinya: "Setiap yang memabukkan itu haram (dilarang)." (HR. Muslim). Dilarang, bukan cuma nggak disarankan. Haram itu artinya, kalau dikerjakan dapat dosa, kalau ditinggalkan dapat pahala. Sederhana kan? Kadang kita suka bingung nih, kok kayaknya ada aja yang masih nekat banget. Mungkin mereka lupa, atau pura-pura lupa. Lupa kalau mabuk itu bisa merusak akal, merusak kesehatan, menjauhkan dari Allah, merusak hubungan sama keluarga, bahkan bisa mengantarkan pada kejahatan yang lebih besar.
Coba kita bayangin, Dayat ini kan Gen Z. Artinya dia lahir di era informasi meledak-ledak. Internet, media sosial, semua ada. Tapi dia malah pilih jalan yang udah jelas-jelas dibuktikan oleh sains modern pun bahwa itu merusak. Justru pada zaman sekarang, dengan segala kemudahan informasi, harusnya Gen Z itu lebih cerdas dalam memilih gaya hidup. Gaya hidup sehat, positif, yang membangun. Bukan yang merusak diri sendiri.
Dulu mungkin ada alasan orang mabuk biar lupa masalah. Padahal itu cuma pelarian sesaat yang justru bikin masalah makin menumpuk. Di Islam, solusinya bukan mabuk. Solusinya adalah mendekat kepada Allah melalui salat, membaca Al-Qur'an, zikir, berdoa, silaturahmi, mencari ilmu, atau kalau capek ya olahraga seperti yang lagi tren sekarang! Justru olahraga itu menyehatkan badan, menenangkan pikiran, dan pahalanya dapet kalau diniatkan karena Allah.
Contohnya banyak banget kok. Di sekitar kita, banyak anak muda yang prestasinya luar biasa, sehat jasmani rohani, karirnya cemerlang, hubungannya baik sama keluarga dan masyarakat. Kenapa? Karena mereka memilih jalan yang benar, jalan yang diridhai Allah. Mereka tahu bahwa yang namanya kebahagiaan sejati itu bukan datang dari minuman haram atau kesenangan sesaat yang merusak, tapi dari kedekatan dengan Sang Pencipta dan menjalani hidup sesuai tuntunan-Nya.
Jadi, buat teman-teman sekalian, kalau kita punya teman kayak Dayat, jangan tinggal diam. Ajak ngobrol, ingatkan dengan lembut. Kadang mereka butuh teman yang mengingatkan, bukan menjauhi. Mengajak ke hal positif itu bagian dari ukhuwah Islamiyah. Ingatlah, generasi muda adalah aset bangsa dan agama. Masa depan ada di tangan kalian. Jangan sia-siakan masa muda dengan hal-hal yang jelas-jelas merusak. Mari kita jadikan diri kita, generasi kita, generasi yang sehat, cerdas, beriman, dan bertakwa.
Kita ringkas ya, intinya jangan pernah tergoda sama yang namanya mabuk-mabukan, karena itu jelas dilarang agama, merusak diri, dan menjauhkan dari Allah. Tren Gen Z yang baru itu positif, mari kita ikuti. Manfaatkan masa muda untuk hal-hal yang baik, yang membangun diri, dunia, dan akhirat.
Marilah kita berdoa bersama, semoga Allah senantiasa melindungi kita dari segala macam kemaksiatan, memberikan kita kekuatan untuk menjauhi larangan-Nya, dan membimbing kita ke jalan yang lurus. Semoga Allah memberikan hidayah kepada teman-teman kita yang mungkin masih tersesat, termasuk Dayat tercinta kita.
Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
Terima kasih atas perhatiannya. Mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kata-kata yang kurang berkenan atau ada kesalahan dari saya pribadi. Semoga pertemuan kita ini membawa keberkahan.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ